Profil Pemilik Akun @triomacan2000 Raden Nuh

Raden Nuh


Raden Nuh


Raden Nuh dan Hidayat Nur Wahid


Latar Belakang Pendidikan

Raden Nuh, 42 thn adalah mantan aktivis HMI, Almarhum ibunya Roslaini, guru dan mantan ketua aisyiyah di Medan. Alm Ibu Raden Nuh ikut dlm pergerakan melawan PKI di sumatera utara. Alm Ibunya dulu sempat masuk urutan 3 dari target PKI yg akan dibunuh pada thn 1965, dan Ibunya dulu juga salah satu wanita aktivis yg pernah diundang presiden Soekarno di istana utk diskusi masalah politik & negara.

Raden Nuh bersekolah SD dan SMP di Muhammadiyah Medan dan salah satu SMA Negeri di Medan. Raden Nuh sejak SMP sampai SMA selalu menjadi ketua osis dan pernah menjabat ketua caraka mulia sumut (aggta eks paskribraka). Raden Nuh juga diangkat anak oleh Pangdam II bukit barisan waktu itu, Mayjend Ali Geno. Dia juga kuliah di Fisip (dulu adm negara) USU dan Ekonomi (akuntansi) USU Medan. Karena tergolong cerdas, Raden Nuh waktu itu adalah Satu2nya mahasiswa yg kuliah di 2 Fakultas berbeda di USU.

Saat Mahasiswa, Raden Nuh adalah mahasiswa pertama yang berani mendobrak kebiasaan dgn membuat acara peringatan isra miraj di USU. Sebelumnya acara2 keagamaan tdk diperkenankan di kampus olh pimp di USU. Taukan dulu ada Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK). Karena dinilai layak, Raden Nuh kemudian menjadi ketua Ikatan Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara I di Fisip USU. Kemudian Raden Nuh juga menjadi salah 1 ketua Permadi (Persatuan Mahasiswa Adminisrasi Indonesia) pd kongres Permadi di Solo 1989.

Raden Nuh juga pernah menjadi aktivis lingkungan Hidup yg bernama KEPALAH. KEPALAH mempunyai Agenda memprotes keras konflik ligkungan dan sosial yg terjadi di Porsea dan Simalungun akibat kehadiran pabrik kertas Pulp PT. Inti Indo Rayon Utama (skrg Toba Pulp Lesatari). Akibatnya Raden Nuh Cs pernah ditangkap pangkomkamtib juga intel laksus (intel pelaksana khusus) di zaman itu.

Raden Nuh jg pernah ditangkap Polisi ketika ikut demo solidaritas daerah kedung ombo, rancamaya, dan cimacan, Serta perlawanan melawan tirani pemerintahan orde baru di masa kekuasaan Suharto. Banyak gerakan prlawanan thd rezim Suharto yg membuat Raden Nuh sempat masuk penjara, namun luput dari Media karena media selalu dikondisikan. Diantaranya yg paling heboh adalah ketika Raden Nuh menggalang masyarakat utk nekad tetap laksanakan acara Pekan Bemo 1990. Pekan bemo ini diadakan utk bela para supir bemo di Medan yg dilarang beroperasi oleh IMI/Tommy suharto. Akibat kejadian ini Raden Nuh ditangkap dan ditahan 21 hari, oleh polisi, komkamtib dan intel pelaksana khusus (laksus).

Kemudian Raden Nuh di bebaskan pangdam I bukit barisan saat itu Mayjen Djarot Supadmo. Tdk sampai disitu, Raden Nuh juga menjadi sasaran kemarahan Gub sumut Mayjen Raja Inal siregar. Gub. berang dan marah Besar, Raden Nuh sulit diatur. O ya Gub Sumut Raja Inal Siregar ini, terpilih kembali oleh DPRD sumut kala itu, penuh dgn cara intimidasi dan penyuapan. Saking marahnya gubernur Sumut mayjen raja inal siregar saat itu, Raden Nuh sempat dijadikan T.O utk dihabisi.

Raden Nuh juga salah satu aktivis /staf Ketua HMI Badko Sumut yang bersama2 Ketum Badko, Saat itu menggugat Presiden Suharto, panglima abri, pangkowilhan I, Kasal, panglima armada barat TNI AL dan Polri Airud, dll. Utk hentikan prbudakan ribuan buruh anak jermal (tempat pengumpulan ikan teri di tengah laut). Akibat aktivitas ini Raden Nuh cs dteror habis2an & diancam bunuh olh penguasa (soeharto) saat itu, karena isu aksi menjadi isu nasional. Apalagi pecah kerusuhan buruh di Medan yg salah satunya dipimpin juga oleh Maiyasak Johan. Yg kemudian menjadi awal gerakan buruh Nasional diseluruh indonesia (dipimpin oleh Muhktar Pakpahan cs). Akibatnya Mayasyak Johan ditahan 10 bulan dan kemudian dikemudian hari dikenal sbg politisi PPP dan anggota DPR RI. Sedangkan Raden Nuh Cs hijrah ke Jakarta, sejak itu para aktivis Medan tdk trdengar lg perkembangan aktivitas & pergerakannya.

http://t.co/ui28Euia yg terdengar secara samar2, Raden Nuh pernah bergiat & aktif di Bakin (Skrg BIN) lalu jadi Profesional Muda. Raden Nuh pernah menjadi direktur di PT. Ramayana, Dir di PT. Bosowa, Dir di PT. Indotrisaka & terakhir Dir di PT. Berdikari (BUMN). Makanya para aktivis2 Sumut banyak yang kaget, dan bertanya tanya ketika tahu salah satu admin TM2000 adalah Raden Nuh. Yg sedari dulu dikenal aktifis asal Medan dan berani angkat suara melawan tirani Soeharto di masa orba wkt itu. Fakta empiris juga membuktikan, tidak ada eks aktivis 98 di Medan, yg tidak kenal dengan Raden Nuh. Karena Raden Nuh termasuk sosok yang dikenal ramah dan familiar terhadap rekan2 nya sesama mantan aktifis 98.

Namun satu yg tak lekang dari jiwa Raden Nuh sejak mahasiswa hingga sekarang, tetap kritis, sdh menjadi bawaan & karakternya. Selain Raden Nuh dikenal cerdas & memiliki ide2 kreatif dlm konteks gerakan aktivis, Raden Nuh juga dikenal ahli dalam hukum perasuransian. Makanya Raden Nuh sampai saat ini Tetap Kritis Dan Menggelorakan Semangat Perlawanan dgn cara yg dipilihnya sendiri. Salah satunya adalah melalui media Twitter akun Triomacan2000 yg dikenal luas dan fenomenal itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar